Wednesday, August 26, 2009

Tolong Menolong dalam Kebaikan


Allah SWT berfirman di dalam Al Quran“…Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksa-Nya.” (Al Maidah: 2)

Saudaraku sekalian, ayat yang sangat indah ini merupakan penegasan perintah dari Allah SWT akan kewajiban tolong menolong dalam kebaikan dan takwa serta larangan untuk tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Mari kita muhasabah terkait dengan kandungan ayat ini. Tentu bagi kita yang beriman kepada Allah SWT akan langsung mengevaluasi diri. Apakah saya sudah benar-benar melaksanakan perintah Allah ini?atau malah mengingkarinya? Kita semua berlindung kepada Allah dari kejahatan-kejahatan diri kita. Dan memohon ampun, beristighfar atas maksiat yang kita lakukan di masa lalu, terlebih di bulan ramadhan dimana Allah SWT membuka pintu ampunan selebar-lebarnya.

Mari kita lanjutkan pembahasan tema ini.

Ada hal yang menarik dari firman Allah SWT yang disebutkan di awal yaitu bahwa redaksi seperti ayat ini “Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa” ternyata hanya tersebut sekali dalam Al-Qur’an, sehingga ayat ini harus difahami dalam konteks umum; umum dari segi sasarannya dan umum dari segi jenis kebaikan yang dituntutnya.

Sungguh sebuah pesan universal dari Islam yang merupakan karakter dan fitrah dasarnya sebagai Rahmatan lil Alamin.

Ibnu Katsir memahami makna umum ayat ini berdasarkan redaksinya tolong menolonglah kalian bahwa Allah swt memerintahkan semua hamba-Nya agar senantiasa tolong menolong dalam melakukan kebaikan-kebaikan yang termasuk kategori Al-Birr dan mencegah dari terjadinya kemungkaran sebagai realisasi dari takwa. Sebaliknya Allah swt melarang mendukung segala jenis perbuatan batil yang melahirkan dosa dan permusuhan.

Selanjutnya Ibnu Katsir mengetengahkan dua hadits untuk memperkuat dan menjelaskan ayat ini, yaitu:

Pertama, hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad yang berbunyi, “Seorang mukmin yang bergaul dengan manusia dan bersabar atas perlakuan mereka adalah lebih baik dan besar pahalanya daripada mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak bersabar atas perilaku mereka” (Imam Ahmad).

Kedua, hadits yang menyebutkan tentang perintah menolong siapapun, baik yang terzhalimi maupun yang menzhalimi. Rasulullah saw bersabda, “Tolonglah saudaramu yang menzhalimi dan yang terzhalimi”. Maka para sahabat bertanya, “Menolong yang terzhalimi memang kami lakukan, tapi bagaimana menolong orang yang berbuat zhalim?”. Rasulullah menjawab, “Mencegahnya dari terus menerus melakukan kezhaliman itu berarti engkau telah menolongnya”. (Bukhari dan Ahmad).

Bentuk ta’awun secara aplikatif, dijabarkan oleh Al-Qurthubi dalam kitab tafsirnya. Beliau menyebutkan sebagai contoh misalnya beberapa bentuk ta’awun yang bisa dilakukan berdasarkan ayat ini, diantaranya: seorang alim membantu manusia dengan ilmunya, seorang yang kaya membantu orang lain dengan hartanya, seorang yang berani membantu dengan keberaniannya berjuang di jalan Allah swt dan begitu seterusnya. Masing-masing membantu orang lain sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimilikinya.

Inilah puncak dari akhlak yang mulia yang dikehendaki melalui ayat ini.

Sayyid Quthb menyebutkan bahwa akhlak ayat ini merupakan puncak dari pengendalian diri dan lapang dada seorang muslim terhadap saudaranya dan terhadap siapapun.

Sejarah membuktikan bahwa pola pembinaan Rasulullah mampu menghantarkan orang Arab berakhlak dengan akhlak ini, padahal sebelumnya yang menjadi kebiasaan mereka justru tolong menolong dan kerjasama dalam kebatilan, kemaksiatan dan permusuhan antar sesama atas nama “ashabiyah (fanatisme)”.

Belajar dari para shahabat ra.

Sekarang Rasulullah SAW bermusyawarah dengan kedua sahabatnya yaitu Abu Bakar dan Umar ra. Yang menjadi pokok pikirannya adalah menyusun barisan kaum Muslimin serta mempererat persatuan mereka, untuk menghilangkan segala bayangan yang akan membangkitkan api permusuhan lama diantara mereka. Agar tujuan ini tercapainya maka Rasul saw mengajak kaum Muslimin agar masing-masing bersaudara berdua-dua. Rasul SAW bersaudara dengan Ali bin Abi Thalib. Pamannya Hamzah bersaudara dengan Zaid bekas budaknya. Abu Bakar bersaudara dengan Kharija bin Zaid, Umar ibnu Khattab bersaudara dengan ‘Itban bin Malik al-Khazraji.

Begitu pula setiap muslim dari kaum Muhajirin yang jumlahnya sudah banyak di Yatsrib, yang tadinya tinggal di kota Makkah menyusul ke Madinah setelah Rasul SAW hijrah. Mereka dipersaudarakan pula dengan setiap muslim dari kaum Anshar, yang oleh Rasul kemudian dibuatkan untuk mereka hukum saudara sedarah senasib. Dengan persaudaraan seperti ini ukhuwah diantara kaum Muslimin bertambah erat dan kokoh.

Kaum Anshar memperlihatkan sikap ramah yang luarbiasa terhadap saudara-saudara mereka kaum Muhajirin ini. Abdur-Rahman bin ‘Auf yang sudah bersaudara dengan Sa’ad bin Rabi’ ketika di Yatsrib beliau sudah tidak punya apa-apa lagi. Ketika Sa’ad menawarkan hartanya untuk dibagi dua, Abdur-Rahman menolaknya. Beliau hanya minta tolong ditunjukkan jalan ke pasar. Dan di sanalah ia mulai berdagang mentega dan keju. Dalam waktu yang tidak begitu lama, dengan keahliannya berdagang beliau telah mencapai kekayaannya kembali.
Selain beliau, kaum Muhajirin lainnya banyak pula yang telah melakukan hal serupa.

Tolong menolong implikasi dari ukhuwah islamiyah

Secara harfiyah ukhuwah memiliki arti persamaan, yang dalam bahasa Indonesia sering diartikan dengan “persaudaraan”. Hal ini karena orang-orang yang bersaudara biasanya memiliki persamaan-persamaan, baik persamaan secara fisik seperti kemiripan wajah karena berasal dari rahim ibu yang sama, atau persamaan sifat.

Dalam konteks keimanan yang sudah dimiliki, orang-orang yang beriman memiliki sifat-sifat yang sama untuk terikat pada nilai-nilai yang datang dari Allah SWT. Karena itu, bila seseorang sudah mengaku beriman tapi tidak ada bukti persaudaraannya, maka kita perlu mempertanyakan apakah ia masih punya iman atau tidak. Hal ini karena antara iman dengan ukhuwah merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan, Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya mukmin itu bersaudara….” (Q.S. Al-Hujuraat:10).

Ukhuwah Islamiyah bukanlah kalimat yang hanya manis di lidah atau sekadar menjadi khayalan tanpa bukti. Karena itu, ukhuwah Islamiyah harus diimplementasikan atau dibuktikan dalam kehidupan nyata. Implementasi ukhuwah dapat kita ukur menurut syarat dan adabnya.
Syarat dalam ukhuwah Islamiyah adalah iman atau aqidah. Ini berarti, ada nilai-nilai iman yang harus dibuktikan dalam kehidupan nyata dalam konteks ukhuwah. Dr. Abdul Halim Mahmud dalam buku Fiqh Ukhuwah mengemukakan implementasi ukhuwah menurut syaratnya yang salah satunya adalah Kaum Muslimin harus saling tolong-menolong dalam kebaikan dan taqwa, yakni segala yang bisa membuat kemaslahatan dan kebaikan umat manusia.

Implementasi Ta’awun dalam kebaikan di Kampus

Kampus kita (ITB) adalah tempat kita untuk belajar dan berlatih untuk kehidupan masa depan. Jangan sia-siakan saat-saat kita di kampus dengan tiadanya aktivitas yang bermanfaat. Penyesalan akan muncul suatu saat nanti ketika kita tidak mengoptimalkan masa-masa kuliah kita di kampus ini. Tentunya sebagai seorang muslim kita punya kewajiban untuk beramar ma’ruf wa nahi mungkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari hal yang mungkar (keburukan). Nah hal inilah yang menjadi perhatian kita bersama khususnya di GAMISTEK (Keluarga Mahasiswa Islam Teknik Kimia). GAMISTEK punya visi besar untuk menciptakan lingkungan yang kondusif (islami). Lingkungan yang memiliki budaya yang mendukung kita untuk senantiasa beribadah dengan ikhlas, berbuat kebaikan, berkompetisi dalam kebaikan dan bekerja untuk kemaslahatan masyarakat pada umumnya. Visi tersebut tidak akan tercapai oleh satu dua orang. Kita butuh bekerja sama, disinilah pentingnya ta’awun atau tolong menolong. Seperti yang dilakukan oleh para sahabat rasul saw dan umat muslim di belahan dunia lainnya yang bahu membahu membangun peradaban islami. Kita ingin islam menjadi rahmatan lil alamin. Dan hal ini tentu tidak akan tercapai jika kita tidak berusaha. Insya allah usaha kita ini yang akan memberkahi kehidupan kita di dunia dan akhirat.

Penutup

Demikianlah akhlak mulia yang semestinya menjadi warna keseharian umat Islam. Apalagi dalam konteks sekarang, membangun hubungan kerjasama dan koalisi dengan siapapun dalam kerangka menegakkan kebaikan “Al-Birr” merupakan satu keniscayaan, karena keterbatasan dan ketidak mampuan kita, demikian juga karena besar dan luasnya tanggung jawab kita terhadap penegakkan hukum-hukum Allah swt.

Sungguh konsep ta’awun yang ditawarkan oleh Allah swt. melalui ayat ini akan mampu meredam dan membendung derasnya arus kemaksiatan dan permusuhan yang juga dibangun dengan prinsip ta’awun yang solid dan berkesinambungan.

Saatnya kita mulai mengasah sensitifitas kerjasama di antara kita dalam menghadirkan kebaikan dan keberkahan di tengah bangsa ini.

Friday, August 21, 2009

Keutamaan dan Hikmah Puasa Ramadhan


Alhamdulillah teman-teman, bulan ramadhan telah datang. Bulan yang dinanti-nanti seluruh kaum muslimin oleh karena keutamaannya dan keberkahannya. Tentunya salah satu alasan mengapa bulan ini dinanti-nanti adalah karena di bulan ini umat muslim diwajibkan untuk berpuasa dari sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Agar kita bersemangat menjalani ibadah puasa di bulan ramadhan ini berikut penjelasan keutamaan puasa dan hikmahnya:

Keutamaan puasa:
1. Puasa tidak dapat dimasuki riya' seperti ibadah-ibadah lain
Seperti yang kita ketahui, riya itu berarti melakukan suatu ibadah yang diperintahkan Allah,tetapi ia melakukannya bukan karena Allah, melainkan karena yang lain-lain (ingin dipuji dan sebagainya).
Penyebab puasa dikatakan tidak bisa dimasuki riya adalah karena setiap amal ibadah dapat dilihat melalui gerakan tubuh orang yang melakukannya, sedangkan puasa tidak demikian karena ia terletak pada niat pelakunya yang tidak diketahui orang lain
Al-Qurthubi menjelaskan : “Jika amal-amal lain dapat dimasuki oleh riya', maka puasa tidak demikian. Ia tak dapat diketahui oleh secara pasti oleh selain Allah. Karena itulah Allah SWT menyandarkan puasa itu pada diri-Nya. Allah berfirman dalam hadist qudsi: “ Dia (hamba-Ku yang berpuasa) meninggalkan syahwatnya karena Aku”.

2. Hanya Allah yang mengetahui besar pahalanya
hal ini sesuai dengan firman Allah: "..maka Aku sendirilah yang akan memberi ganjarannya". Al Qurthubi (Salah seorang Ahli tafsir quran) menjelaskan makna firman Allah tersebut: amalan-amalan lain dapat diketahui kadar pahalanya oleh manusia karena ada ketentuan untuk itu, dimana setiap amalan akan digandakan pahalanya sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, sesuai kehendak Allah SWT. tetapi puasa tidak demikian, dimana Allah akan memberikan pahalanya tanpa ketentuan tersebut.
Jadi pahalanya yang Allah berikan sangat spesial oleh karena ibadah puasa yang juga spesial.

3. Puasa adalah ibadah yang paling disukai Allah dan paling diutamakan oleh-Nya
Firman Allah dalam hadist qudsi: "..Puasa itu adalah milik-Ku" sudah cukup menunjukkan bahwa puasa ini memang lebih utama dari ibadah-ibadah lainnya.

4. Ibadah puasa tidak dicatat oleh malaikat pencatat amal karena ia termasuk kepada amal yang tidak tampak.

5. Puasa adalah sebuah amalan yang dapat menebus dosa-dosa.

Rasul SAW bersabda: Barangsiapa yang berpuasa di bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ganjaran, diampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. mengharap ganjaran bermakna mengharapkan keridhaan Allah SWT dan pahala dari-Nya.

6. Bagi orang-orang yang berpuasa Allah SWT menyediakan pintu khusus untuk memasuki surga. Namanya adalah "Ar-Rayyan".
Rasul SAW bersabda : "Sesungguhnya di dalam surga itu ada pintu yang disebut Ar Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut; Tidak ada seorangpun selain mereka yang dapat memasuki surga lewat pintu tersebut. Jika mereka semua sudah memasukinya, pintu itu segera ditutup sehingga tidak ada selain mereka yang bisa masuk setelah itu (HR Bukhari dan Muslim).

Hikmah Puasa
Puasa memiliki banyak manfaat dan hikmah, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Takwa
Puasa melatih diri seorang Muslim agar bertakwa kepada Allah. Seperti yang telah Allah SWT sebutkan dalam Al Baqoroh 183,"...agar kamu bertakwa." dengan berpuasa, kita mampu menundukkan pandangan (dari hal-hal yang diharamkan), menjaga kemaluan, mengekang nafsu setaniyah, dan mengendalikan nafsu amarah (yang selalu menyuruh kepada keburukan). Dengan berpuasa kita mampu kembali kepada Allah SWT dengan mematuhi segala perintah-Nya.

2. Sabar
Puasa akan membuat jiwa seseorang menjadi sabar dan kuat dalam menghadapi urusan-urusan besar dan perkara-perkara yang rumit. kita akan menjadi yakin bahwa semua kesulitan itu hanyalah ujian dari Allah kepadanya untuk mencapai cinta dan ridha-Nya.

3. Hati menjadi hidup
Dengan berpuasa, hati seseorang menjadi hidup karena terbebas dari berbagai penyakit yang dapat mematikannya. hati dapat mati karena berlebihan dalam makan, sekalipun makanan tersebut halal. berlebih-lebihan dalam hal yang mubah lainnya seperti pakaian, tempat tinggal, dan lain-lain.
Hati adalah media untuk berkomunikasi dengan Allah SWT, semakin jauh ia dari hal-hal keduniawian, semakin dekat pula dengan-Nya.

4. Sosial
Orang yang tidak pernah merasakan lapar tidak akan pernah mengetahui betapa beratnya kehidupan orang-orang yang papa. dengan berpuasa, manusia akan saling memperhatikan keadaan sesama.

5. Persatuan
Seluruh kalangan muslim tanpa kecuali sama-sama berpuasa selama satu bulan penuh. Hal ini akan mempertautkan hati masing-masing mereka satu sama lain dan meningkatkan rasa persaudaraan diantara mereka.

6. Kesehatan
Puasa dapat menghilangkan zat-zat kotor di dalam tubuh, membersihkan darah dan mengistirahatkan lambung. Para ahli medis menyebutkan bahwa puasa merupakan sebuah faktor yang bisa menyehatkan dan menguatkan badan.

Keutamaan dan hikmah puasa di atas semoga menjadikan kita lebih bersemangat lagi dalam menjalani ibadah ini di bulan ramadhan yang penuh dengan keberkahan. Seorang adik kecil murid saya di sekitar kost, menyapa saya ketika berpapasan menuju masjid, "Kak puasa ngga kak?" dengan senyum geli saya menjawab "Ya iya atuh..", Dasar anak-anak yang lugu, semoga mereka pun akan paham dengan keutamaan dan hikmah puasa.

Sunday, August 9, 2009

Travelling in Bontang (2)

Ada beberapa objek jalan-jalan yang udah direncanakan untuk dikunjungi. pernah tanya masyarakat sini, "pak kalo bontang objek wisatanya apa aja?" si bapak ini mikir agak lama dan dengan roman muka yang datar dia balik menjawab,"hmm..kalo objek wisata disini mungkin kayak tanjung laut (ada patung merlion ala singapore), beras basah, dan bontang kuala". "Ya tapi mas, jangan kaget kalo tidak sesuai harapan, karena objek2 itu dianggap biasa, dan orang2 sini kalo wisata ya ke samarinda (20 km dari bontang)". Hoho, agak kaget juga denger penjelasan si bapak yang kurang yakin dengan potensi wisata daerahnya sendiri.

Bontang kuala
Malam minggu ketiga saya bersama temen2 KP badak dimanfaatkan (bagi saya) atau dihabiskan dengan jalan-jalan refreshing. Entah kenapa kalo di kota orang bawaannya pengen jalan2 terutama pas weekend. tapi kalo di kota sendiri (bandung dan bogor) jalan2 pas ada keperluan aja, (ngajar k ujung bandung, ngurus2 bisnis, dan sajabana).

Dengan 2 mobil punya temen, sebut saja dito dan panda, kami meluncur ke bontang kuala ba'da isya. Ada sedikit pengalaman lucu pas nyampe di sana. kebetulan parkiran mobil penuh dan kami harus parkir di pinggir jalan. karena mobil si panda udah kepalang masuk, otomatis kami harus muter balik. nah biar aman, saya inisiatif turun mobil buat markirin tu mobil. dasar emang punya pengalaman ngatur lalu lintas pas latihan menwa, saya cukup mahir untuk yang satu ini. setelah beres markirin mobil panda, saya masih stand by di tempat parkiran. tiba-tiba ada mobil yang mau keluar dari tu tempat parkir. karena ngga ada tukang parkirnya, saya ambil inisiatif lagi markirin itu mobil. dengan gaya yang meyakinkan saya berikan aba-aba parkir seperti biasa. dan apa yang terjadi?setelah mobil dapet jalan, sang supir menyodorkan sejumlah uang ke saya. kaget juga, dalam hati: wah dikira tukang parkir beneran (hehe..), dengan ramah dan tangan berisyarat menolak saya bilang makasih pak... Temen2 ngakak bukan main pas saya ceritain.

perjalanan dari tempat parkir ke kafe kapal rekomendasi mega, cukup membuat kaki kami pegel2. nyari tempatnya aja sampe kesasar. jalanan beralas kayu ulin yang katanya makin kuat kalo kena air pun menjadi saksi putusnya sendal anggit (hehe). nah pelajarannya kalo mau ke bontang kuala lagi jangan naik mobil, harus bawa motor biar kaki ngga gempor. dan ini semua terbayar pas nyampe di kafe kapal. jembatan apung jadi mainan pertama kami. jembatan ini sengaja dibuat untuk menghubungkan tempat parkir motor dan kafe kapal itu sendiri. kafe kapal bukan kapal yang dijadiin kafe. tempatnya memang berbentuk kapal tapi bagian bawahnya sama seperti rumah-rumah di daerah ini yang dipatok dengan kayu ulin. oiya baru tau dari pras kalo jembatan yang kami lewatin istilah kerennya ponton. hehe, tugas khususnya cak suroboyo yang tergabung dalam "jancokers"...


masuk kafe kapal disambut dengan tontonan film, layaknya bioskop di pantai (emang ada??). film lama diputer lagi, lumayanlah buat kota yang ndak ada bioskopnya. kami pilih tempat di lantai dua kafe, khusus buat lesehan. ngga jauh dari tempat kami duduk ada tempat karaoke vip yang dalemnya cuman ada sofa sama TV 21 inch (ngga ada kasur seperti dugaan dito). karena udah pada makan malam di mess hall, anak-anak cuman pesen minum dan makanan ringan. menunya unik juga, saya pesen es dara...(lupa), trus ada beberapa minuman yang namanya aneh2...ono2 wae..


Beras Basah
Objek utama di bontang ini malah jadi prioritas kesekian. kalo ndak salam kami baru bisa kesini minggu ketiga. kenapa jadi objek utama?soalnya kalo tanya temen2 yg KP tahun sebelumnya, tempat jalan2 d bontang dimana?mereka bilang "ke beras basah aja git..". Jadi penasaran kayak apa itu beras basah.


Kami berangkat bareng agak siang, jam 11-an. startnya dari boat house PT Badak. ternyata kami harus naik speed boat dari pantai. cukup 1 boat karena kebetulan yang KP masih sedikit, dan dengan meninggalkan mega yang lagi main voli sama karyawan namnam (hehe..). Pesen si adnan pun diabaikan. kata adnan, "biasanya kalo aq dulu bawa makanan ksana, jadi makan bareng disana". haha, nekad pula, karena ndak tau medan sana booking speed boat dijemput jam 1.
Wow, view nya mantap, ditambah sensasi naik speed boat dengan kecepatan lebih dari 40 km/jam menjadikan perjalanan ini sangat menyenangkan. kalo naik boat biasanya okti yang paling progresif. berdiri di ujung depan boat, mantaps. dari pantai marina (tempat boat house) pulau beras basah ndak keliatan. perjalanan ke beras basah kami isi dengan foto2..hehe..


Kesan pertama nyampe pulau ini, panas, tak terawat, meskipun cukup indah. Dari kejauhan pulau berpasir putih ini memunculkan diri dengan mercu suarnya yang memprihatinkan. Si panda bilang, dulu ni pulau ngga sekecil sekarang. nah, karena abrasi pantai yang tidak diantisipasi dengan baik, lama-lama pantainya habis. dan mungkin kalo ngga dijaga sejarah pulau wisata bontang ini akan tamat, kasihan..
perjalanan diteruskan ke bagian pantai berpasir putih. Panas sekali disini, apalagi pas matahari tepat di atas kepala, wuidih panasnya bikin kulit2 terbakar memerah. Kulit putih kayak panda jadi merah (bukan merah merona :D). Tapi kalo kulit kayak saya yang sawo coklat jadi makin gelap (hehe..). Pelajarannya, pakailah sunblock sebagai bagian safety, mencegah "skin cancer".


Foto2 di hampir seluruh bagian pulau untuk mengabadikan kenangan ndak perlu lama2. bisa jadi ini bakal masuk sejarah, pertama kalinya mengelilingi satu pulau kurang dari setengah jam.. habis itu duduk2 bareng di pantai berpasir putih melihat orang2 bermain2 dgn air. diri ini tak tahan liat org2 berenang. jadi pengen nyoba merasakan air laut beras basah. dan akhirnya nyebur juga dgn baju seadanya dan tanpa baju ganti..haha..nekat. ternyata pantainya dangkal hampir sejauh 100 meter dari bibir pantai. ini kmungkinan besar akibat abrasi, daerah pantai jadi terendam air laut. organisme pantai beberapa terlihat, seperti bintang laut, alga, dan kawan2.
Udah puas berenang, mengeringkan badan, ternyata jam masih menunjukkan jam 12.30. sementara speed boat datang jam 1-an. Waduh, harus dulu nunggu kita. Seperti terdampar di pulau yang terpencil. tak ada makanan dan hiburan, kasihan kali kami.. Ternyata menunggunya pun plus setengah jam, kapalnya telat. Hal yang membuat kami berpikir dua kali kalo mau ksini lagi...

Friday, June 19, 2009

Travelling in Bontang (1)

Alhamdulillah udah sampe di bontang...kata-kata ini terucap saat pesawat pelita air mendarat di bandara Badak, minggu 14 juni 2009. Bingung, harus kemana ini..tapi lagi2 Allah SWT membuktikan kebesarannya. Alhamdulillah karena saya dan partner (benk2) bareng karyawan PT Badak yang baru. Dan dia dijemput sama petugas dari perusahaan, jadinya kita dianter juga deh...

Emang bener suhunya panas, waktu pagi kira2 nyampe 28 derajat, siangnya apalagi, panasnya luar biasa. Tapi itu semua ngga jadi masalah, karena apartemen, kantor, dan semua gedungnya full AC. ruangan ngga pernah panas karena AC non stop. bayangin kalo di jawa, AC pasti dibatasin dengan dalih hemat energi, kalo disini malah dimarahin kalo AC dimatiin. kata petugasnya sih bakal merusak ACnya..hoho.. Wajar emang karena disini energi berlimpah, Badak punya pembangkit listrik sendiri yang bahan bakunya steam dan gas. Bahkan kalo mau pabrik ini bisa memenuhi kebutuhan listrik kota bontang, yang lampu jalannya ngga nyala. Tapi kasian PLN nanti, ngga dapet pemasukan karena listriknya ngga laku..hehe..

saya tinggal di apartemen nam nam, tempat yang biasa ditempati mahasiswa yang KP.

Pokoknya di tempat ini setara dengan hotel bintang 2, ada TV kabel, ruangan ber AC, laundry, makan, komplit. Jadi kalo seharian di kamar ngga bakal bosen, paling autis aja..^_^..

Kalo mau kemana2 tinggal telepon shuttle, mobil untuk antar jemput tamu dan karyawan. mobil ini dengan setia akan mengantar orangnya yang pesan. khusus untuk mahasiswa yang KP disini ada jemputam khusus. nah sebelum berangkat ke kantor kita abadikan dulu..


Situasi disini sangat disiplin. terutama dengan yang namanya safety. bagi orang yang ngga terbiasa mungkin akan kesal pas awal2 di badak. karena banyak prosedur yang harus dilakukan. salah satunya pembuatan tanda pengenal. bikin tanda pengenal lebih lamanya setara sama bikin SIM. tujuannya bagus buat mendata dan mengidentifikasi siapa aja yang boleh berlalu lalang di kompleks pabrik. jadi bisa dikatakan komplek ini aman, kita ngga bakal takut kecolongan karena securitynya terjamin. Jadi inget, disini itu naik motor harus peke helm standar walaupun di dalam komplek yang notabene ngga ada polisi. terus harus terus pake safety belt kalo naik mobil baik supir maupun penumpang, pokoknya strict bangetlah. Kepedulian terhadap safety dan peraturan sudah menjadi budaya dan masuk ke alam bawah sadar..^_^

Bontang kota kecil di utara balikpapan dan samarinda. dulunya kota ini masuk ke dalam kabupaten lain, tapi kemudian dilakukan pemekaran dan jadilah kota ini sebagai kota baru di kalimantan timur. jarak dari pantai ke perbatasan barat kurang dari 15 km sementara jarak perbatasan utara ke selatan kurang dari 10 km, jadi terbilang kecil. Sebagian besar penduduknya adalah pendatang yang berasal dari jawa tengah dan timur (mayoritas), bugis, makassar. sehingga wajar jika bahasa sehari-harinya campuran antara bahasa kedua suku tersebut. khusus untuk PT Badak, bahasa kedua setelah bahasa nasional adalah bahasa jawa, hehe...
Karena termasuk kota yang kecil dengan penduduk yang tidak sepadat di pulau jawa, kehidupan kota ini terbilang sepi. pusat-pusat perbelanjaan dan hiburan tidak sesemarak kota2 besar. kalo temen saya komentar tentang plaza di kota ini, mirip dengan swalayan atau paling banter "Giant plus KFC". Sementara bioskop disini ngga ada juga, harus ke samarinda kalo mau nonton film. Pernah suatu malam saya sama temen belanja ke plaza. saat perjalanan pulang, saya mengamati jalanan dan saya memperoleh sesuatu. banyak gedung2 di pinggir jalan yang gelap karena lampunya ngga nyala sama sekali. Terus kendaraan pun sedikit yang berlalu lalang, ditambah lagi lampu jalan banyak yang ngga nyala, kebayang kan sepinya? mungkin Pemkot setempat bisa bekerjasama dengan PT Badak jika mereka kekurangan listrik ^_^..

Sabtu ini saya jalan2 sendirian.. yang lain ngga pada mau ikut. Nah kesempatan week end pertama ini sy manfaatkan buat jalan2. memang sih harusnya pinjem motor buat jalan2 di komplek karena kemana2 jauh jaraknya. agak gempor kalo jalan kaki. Tapi itung2 olahraga, saya coba jelajahi daerah ini. Kita coba nyari tau kolam renang, fitness center dan tempat bowling. kata temen2 disini ada dan gratis.


menyusuri jalanan komplek yang asri memang seger walau sedikit gerah, asyik juga. Di jalan nemu salah satu pompa air sumur, sumur 6 kalo ndak salah.

Capeknya hilang saat menemukan tempat tujuan. hore..ternyata bener ada kolam, bowling dan fitness. Memang asyiknya jalan2 itu kalo udah nyampe, sama halnya kalo kita naik gunung, rasa puas akan didapatkan ketika sampai di puncak gunung yang didaki. Begitupula dengan kehidupan yang pada dasarnya merupakan suatu perjalanan. Kepuasan hakiki dalam kehidupan kita akan diraih ketika kita sampai di syurga Nya kelak...amiin.


Pulangnya saya cari jalan yang berbeda. Insting menwanya keluar, ceritanya mau melatih ilmu medan peta dan kompas, hehe.. Masih jam 10.30 an tapi mataharinya subhanallah teriknya kayak jam 12. Cari2..eh bisa lewat jalan taman. disini ada taman, tapi bukan taman biasa karena banyak pohon2 besar. ada saungnya juga. terus jalan, eh ternyata jalan buntu. mau naik ke bukit, dipager. ya udah muter lagi, cari jalan alternatif tadi pagi. nah trus saya foto2 hutan alam yang ada di pabrik ini. Hutan alam ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan setelah dulunya pohon2 disini ditebang pada saat pembangunan kilang/pabrik. Salah satu penyumbang adalah pemilik perusahaan badak yaitu Huffington, pendiri perusahaan gas yang juga menjadi producer gas untuk badak. namanya tertera pada pohon yang ia tanam. selain itu ada kebun pelestarian tanaman anggrek dan tanaman langka lainnya. Ini foto2nya..




Nah perjalanan dilanjutkan ke tengah2 hutan alam. hutan ini sepertinya bukan hutan alami melainkan hutan buatan. pohonnya berbaris rapi dari barat ke timur. tapi memang ada sedikit bagian yang sepertinya masih alami. artinya hutan ini dari dulunya seperti itu, tidak dibuat-buat. menariknya di kawasan hutan yang letaknya di pinggir jalan utama PT badak, ada fasilitas untuk panjat tebing.

dan di dekatnya ada sejenis saung yang khas kalimantan, yaitu menyerupai rumah panggung. saya sejenak beristirahat di tempat ini...^_^

Monday, June 8, 2009

BG 2005: Situ Patenggang dan sekitarnya menjadi saksi

Foto-foto pas jalan2 bareng terakhir sebelum pada lulus anak2 BG2005.

dengan background kayak wallpaper di komputer...(situ patenggang)

full team..tapi ada beberapa yg absen: fhury, didi, ari, kevin, dan sukma

deklarator situ patenggang ^_^.. Insya Allah kita terus pegang janji kita...

sebenarnya ada view yg lain: pemandian air panas cimanggu (kita berenang di kolam yang lebih panas dari ciater), Main bola bareng di cimanggu juga (berkesan banget, karena bolanya nyemplung ke kolam), situ patenggang sendiri. Insya Allah jalan2 ini bakal dikenang terus..iya ngga fren???